Pertamina Bangun Pembangkit Tenaga Gas di Sumut


INILAHCOM, Jakarta - PT Pertamina (Persero) bersama Sojitz Corporation dan PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara menandatangani nota kesepahaman pengembangan pembangkit berbahan bakar gas 1 x 250 MW.

Langkah strategis ini, merupakan bagian dari upaya perseroan dan para mitra untuk berkontribusi dalam mengatasi krisis energi di kawasan tersebut, melalui peran Independent Power Producer (IPP).

Komitmen tersebut merupakan bentuk optimalisasi pemanfaatan fasilitas Arun Receiving, Hub, & Regasification LNG Terminal di Aceh serta pipa transmisi gas open access Arun-Belawan.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro mengatakan, Pertamina melalui afiliasinya telah mengoperasikan fasilitas Arun Receiving, Hub, & Regasification LNG Terminal di Aceh yang tersambung dengan pipa transmisi gas open access Arun-Belawan.

Di mana, keberadaannya sangat diperlukan bagi ketahanan energi, dan pembangunan ekonomi di Nangroe Aceh Darusssalam serta Sumatera Utara.

Kata mantan presenter Metro TV itu, melalui fasilitas itu, Pertamina telah mengalirkan gas milik PLN untuk pembangkit listrik di Belawan dengan volume sekitar 90 MMSCFD.

"Pertamina ingin berperan lebih untuk dapat membantu pemerintah dan pemerintah daerah mengatasi krisis energi di wilayah Sumatera Utara. Data PLN, Sumatera Utara memerlukan tambahan pasokan 700-800 MW. Untuk itulah kami menandatangani nota kesepahaman bersama para mitra untuk merealisasikan pembangunan PLTGU IPP berkapasitas 1x250 MW," kata Wianda, Jumat (16/10/2015).

Sojitz Corporation merupakan perusahaan international IPP developer yang memiliki reputasi yang baik dan akan berperan penting dalam pembangunan PLTGU yang direncanakan berlokasi di Medan.

Adapun, PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara merupakan salah satu BUMD di Sumatera Utara yang memiliki komitmen kuat untuk dapat mengatasi krisis listrik di Sumatera Utara.  

"Kami menargetkan PLTGU 1x250 MW ini dapat selesai pada tahun 2019 apabila proses-proses, seperti perizinan dan pengadaan IPP dapat dilakukan dengan tepat waktu. Kami telah mengamankan pasokan gas yang diperlukan sebagai energi primer untuk PLTGU tersebut. Total volume gas yang diperlukan untuk PLTGU ini sekitar 35 MMscfd," tutur Wianda. [ipe]
 



Read More : Pertamina Bangun Pembangkit Tenaga Gas di Sumut.



0 komentar:

Posting Komentar